4 Cerita Lucu - cerita lucu

Agen Poker Online Aman Terpercaya,, 8 Game Hanya Dengan 1 id.




Breaking

Home Top Ad


Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 23 Juni 2018

4 Cerita Lucu

1. Derita Guru Geografi
Seorang guru Geografi sedang mengajari murid-muridnya tentang cara membaca peta. Setelah menjelaskan tentang apa itu lintang, bujur, derajat, menit, guru itu bertanya,

“Misalkan kalian saya minta bertemu dengan ibu untuk makan siang di 23 derajat, 4 menit lintang utara dan 45 derajat, 15 menit bujur timur…?”

Belum selesai guru itu bertanya, seorang murid pun tiba-tiba mengacungkan tangan dan menjawab, “Saya rasa ibu akan makan sendirian.”

Buat kamu yang pernah pusing setengah mati belajar pelajaran Geografi, mungkin cerita lucu anak satu ini bakalan bikin perutmu sakit karena nggak bisa berhenti ketawa. Tanpa banyak mikir, si anak langsung membuat guru itu jadi terdiam.

Emang ada orang mau janjian ketemuan pakai acara ngitungin derajat, lintang, bujur, dan hal-hal ribet lainnya? Yang ada ketemuan model begituan sih banyak gagalnya.

2. Asal Muasal Kelinci
Anak kelinci: “Ibu, aku ini asalnya darimana?”

Ibu kelinci: “Sekarang belum saatnya kamu tahu, ibu akan memberitahumu ketika kamu sudah dewasa nanti.”

Anak kelinci: “Ah… bu! Tolong katakan sekarang!”

Ibu kelinci: “Kalau kamu memaksa ingin tahu, baiklah, akan ibu beritahu.”

Anak kelinci: “Ya, bu! Cepat katakan!”

Ibu kelinci: “Kamu berasal dari topi pesulap.”

Cerita dongeng lucu bikin ngakak satu ini bisa menjadi bahan bercandaan kalau suatu waktu ada anak kecil yang tanya kelinci itu lahirnya darimana. Jawab aja kelinci asalnya dari topi pesulap.

Daripada susah-susah jelasin tapi si kecil nggak paham-paham juga? Eh, tapi… habis itu kamu tetap wajib ngasih tahu yang sebenarnya, jangan sampai si kecil percaya gitu aja sama kamu, kan repot nantinya.

3. Kisah Dua Bocah di Rumah Sakit
Bocah 1: “Kenapa kamu di sini?”

Bocah 2: “Aku ke sini untuk operasi amandel.”

Bocah 1: “Jangan takut, waktu aku umur empat tahun juga pernah dioperasi. Kamu hanya perlu tidur dan bangun-bangun dokter akan memberimu es krim. Itu sebenarnya cukup menyenangkan.”

Bocah 2: “Hah… syukurlah. Kalau kamu ngapain ke sini?”

Bocah 1: “Aku mau sunat.”

Bocah 2: “Wah, semoga beruntung, kawan! Aku dulu langsung disunat saat baru lahir dan setelah itu aku tak bisa berjalan selama satu tahun.”
Kira-kira si bocah yang mau sunat ini jadi termotivasi atau malah minta emaknya buat nggak jadi sunat aja? Ya, semoga aja dia bisa berpikiran rasional, jadi nggak perlu parno sama omongan temennya.

Tapi, kalau dia terlanjur nelen mentah-mentah omongan temennya itu, ya… alamat bakalan meronta-ronta deh tuh si bocah kecil. Secara, kadang anak kecil gampang percayaan, apalagi kalau yang ngomong seumuran.

4. Contoh Nama Hewan
Guru: “Murid-murid, coba berikan contoh nama hewan.”

Murid: “Gajah.”

Guru: “Sekarang coba berikan contoh nama hewan lainnya.”

Murid: “Gajah lainnya.”
Ada yang salah sama cerita lucu banget bikin ngakak abis di atas ini? Nggak ada kan, ya? Disuruh nyebutin nama hewan yang dia sebutin. Disuruh nyebutin nama hewan lainnya ya disebutin juga ditambah dengan kata lainnya.

Salahnya di mana coba? Yang salah ya yang nelen mentah-mentah omongan murid ini. Untung ini cuma cerita, kalau beneran mungkin si murid nggak bakal pernah naik kelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here