1. Seekor Katak yang Mendatangi Peramal
Seekor katak pergi menemui seorang peramal untuk mengetahui apakah dia beruntung dalam urusan asmara atau tidak.
Peramal itu kemufian membaca telapak tangan si katak dan berkata, “Aku mempunyai kabar baik dan kabar buruk. Mau dengar yang mana dulu?”
Si katak ingin mendengat kabar baiknya terlebih dulu.
Peramal pun berkata, “Kamu akan bertemu seorang gadis cantik. Dia akan tertarik padamu dan ingin mengetahui segala sesuatu tentang dirimu. Dia ingin kamu terbuka padanya dan memberikan hatimu padanya.”
“Wah, itu hebat!” kata si katak. “Tapi, apa kabar buruknya?”
“Kamu akan bertemu dengannya di kelas biologi.”
Cerita lucu banget bikin ngakak abis di atas ini menggambarkan sebuah perasaan. Kaya udah diterbangin tinggi, habis itu dijatuhin.
Mirip-miriplah kaya kamu kalau lagi jatuh cinta. Udah dikasih sinyal, selalu berusaha ada buat dia, selalu nurutin apa maunya, tapi giliran ditembak, si dia pengennya cuma jadi sahabat aja. Duh, nyesek!
Seorang pria kedapatan memasuki sebuah klinik dan berkata kepada dokter: “Tolong bantu saya, dok. Punggung saya tertusuk pisau.”
Dokter itu, melihat jam dan berkata, “Sekarang pukul sudah pukul 02:30, dan saya bekerja hanya sampai jam 02:00. Jadi seperti yang bisa Anda lihat, saya tidak bisa membantu Anda karena saya telah selesai hari ini. Jadi silakan datang besok pagi, pukul 08:00.”
Pria itupun berkata, “Tapi besok pagi saya akan mati. Sekarang Anda harus membantu saya.”
Karena marah, dokter tersebut membentak pasiennya, “Saya sudah menjelaskan kepada Anda dengan sopan bahwa saya telah menyelesaikan shift saya hari ini, dan saya tidak dapat berbuat apa-apa untuk Anda. Anda harus datang ke sini besok.”
Pria itu berkata, “Tapi, jika sampai besok saya akan kehilangan banyak darah, saya akan mati. Tidakkah Anda melihat pisau yang menusuk punggung saya ini?”
Dokter yang sudah sangat marah dan tidak sabat itu kemudian mengeluarkan pisau dari punggung si pasien, dan menancapkannya ke dalam mata pasien.
“Sekarang Anda bisa pergi ke dokter mata di klinik sebelah, dia bekerja sampai jam 04:00 sore.”
Gini ini nih kalau ada dokter ngaco yang saklek banget sama jam kerja dan tidak berperikemanusian. Bukannya nolong si pasien, dia justru nambahin luka di matanya biar
bisa berobat ke dokter lain.Semoga yang kaya gini ini cuma ada di cerita lucu banget bikin ngakak abis, ya. Jangan sampai ada kejadian yang sama persis di dunia nyata
3. Bercanda Sama Tuhan
Suatu hari, ada seseorang yang memiliki hati yang sangat baik dan juga rajin beribadah. Ketika itu, dia sedang melakukan perjalanan dan tersesat di sebuah hutan belantara yang mungkin belum pernah dijamah orang.Semakin lama, ia semakin merasa kelaparan. Malangnya, di sana ia tak menemukan apapun yang bisa dimakan. Mulai putus asa dan kebingungan, ia hanya bisa pasrah dan berdoa, “Tuhan, daripada bingung dan kelaparan seperti ini, lebih baik ada singa yang datang dan memakanku saja.”
Mungkin karena dia orang baik, doanya pun terkabul. Tiba-tiba dari balik semak-semak muncul seekor singa yang siap memangsanya.
Ia pun terkejut dan ketakutan, lalu kembali berdoa, “Ya Tuhan, jangan seperti itu. Saya kan cuma bercanda.”
Dari cerita lucu banget bikin ngakak abis ini kamu bisa memetik sebuah pelajaran yang berharga. Yaitu jangan berdoa yang sebenarnya bukan untuk kebaikanmu.
Nanti kalau terkabul, kan kamu juga yang repot. Nah, sebelum hal itu terjadi, mulai sekarang mending kamu doa yang baik-baik aja, ya.
4. Sesuatu yang Tak Bisa Dijelaskan
Seorang peternak sedang duduk termenung dan terlihat sedikit mabuk. Seorang laki-laki pun datang dan bertanya kepadanya, “Hei, kenapa kamu duduk termenung di sini padahal hari sedang cerah? Apa kamu mabuk?”
Peternak itu menjawab, “Karena sesuatu yang tak bisa dijelaskan.”
“Lalu kenapa kamu terlihat sedang bermasalah?” tanya si laki-laki.Peternak menjawab, “Tadi, aku memerah sapi. Aku sudah dapat satu ember penuh susu, tapi sapi itu malah menendang ember tersebut.”
“Baiklah, itu tidak sepenuhnya buruk,” kata si laki-laki. “Sesuatu yang tak bisa dijelaskan,” peternak membalasnya.
“Lalu apa yang terjadi kemudian?”
“Aku mengangkat kaki kirinya dan mengikatnya.”
“Kemudian?”
“Aku kembali duduk memerah susunya. Sesaat setelah aku berhasil memerah satu ember penuh, sapi itu menendangnya kembali dengan kaki kanannya.”
Sambil tertawa, si laki-laki itu berkata. “Lagi?” Peternak menjawabnya, “Sesuatu yang tak bisa dijelaskan.” Lalu, apa yang terjadi kemudian?” si laki-laki bertanya.
“Aku mengangkat kaki kanannya dan mengikatnya juga.”
“Lalu?”
“Aku duduk dan memerah susunya lagi. Setelah mendapat seember penuh, sapi bodoh itu menjatuhkannya dengan ekornya.”
“Lalu apa yang kamu lakukan?”
“Aku sudah tidak punya tali untuk mengikatnya, lalu aku lepas ikat pinggangku untuk mengikat ekornya. Pada saat itu, celanaku melorot dan istriku kebetulan sedang lewat. Hah… sungguh sesuatu yang tak bisa dijelaskan.”
Mmm… kalau ada beneran kejadian kaya di cerita lucu banget bikin ngakak abis ini, siapa pun yang mengalaminya pasti nggak ngerti harus memberi klarifikasi macam apa. Satu-satunya jawaban yang bisa diutarakan hanyalah sesuatu yang tak bisa dijelaskan.
Mau ngejelasin apa adanya pun, potensi untuk nggak dipercayai cukup besar. Orang yang melihat pasti akan berasumsi sama seperti yang dilihatnya, karena nggak wajar aja kan ya ada sapi diiket seperti itu. Apalagi setelah melihat kondisi si peternak, pantes kalau jadi salah paham.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar